SUSU


sejarah susu  di Indonesia, di wilayah Bandung ada 3 perusahaan pemerahan susu (Boerderij) yang terkemuka. Mereka inilah yang merupakan cikal bakal usaha peternakan sapi perah dari jenis unggul yang didatangkan dari Friesland, salah satu propinsi di Belanda.
            Model peternakan sapi perah yang terkenal adalah perusahaan ‘Generaal de Wet Hoeve’ milik Tuan Hirschland dan Van Zijll di Cisarua, kabupaten Bandung. Mereka inilah yang pertama kali mendatangkan sapi perah Friesland ke Nusantara pada awal abad ke-20.
             Kemudian tercatat pula Lembangsche Melkerij ‘Ursone’, sebuah perusahaan pemerahan susu di Lembang yang didirikan oleh tiga diantara empat bersaudara Ursone pada tahun 1895. Keluarga Ursone yang berkebangsaan Italia ini terkenal sebagai pemain musik gesek ulung di kota Bandung. Usaha keluarga Ursone diawali dengan 30 ekor sapi dengan hasil hanya 100 botol per hari. Kemudian pada tahun 1940 telah berkembang menjadi 250 ekor sapi dengan produksi ribuan liter susu perhari.Selain kedua perusahaan ini, di Pangalengan, sekitar danau Cileunca, ratusan ekor sapi perah diternakkan orang Eropa di sana. Begitu banyaknya sapi perah bibit luar negeri di lembah danau Cileunca, hingga majalah Mooi Bandoeng sering menyebut wilayah di Pangalengan sebagai ‘Friesland in Indië (Friesland di Hindia)’.Selain minuman dengan bahan baku susu seperti es krim, susu coklat (chocomelk), B.M.C mengolah susu menjadi mentega, keju dan cream untuk kosmetika. Hampir seluruh produksi susu di Jawa Barat tertampung oleh B.M.C pada jaman sebelum perang.

Informasi Rinci Komposisi Kandungan Nutrisi/Gizi Pada Susu Sapi :Nama Bahan Makanan : Susu SapiNama Lain / Alternatif : - Banyaknya Susu Sapi yang diteliti (Food Weight) = 100 gr Bagian Susu Sapi yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %Jumlah Kandungan Energi Susu Sapi = 61 kkalJumlah Kandungan Protein Susu Sapi = 3,2 grJumlah Kandungan Lemak Susu Sapi = 3,5 grJumlah Kandungan Karbohidrat Susu Sapi = 4,3 grJumlah Kandungan Kalsium Susu Sapi = 143 mgJumlah Kandungan Fosfor Susu Sapi = 60 mgJumlah Kandungan Zat Besi Susu Sapi = 2 mgJumlah Kandungan Vitamin A Susu Sapi = 130 IU



Karakteristik Susu
Secara umum masyarakat mengenal susu sebagai komoditas pangan berbentuk cair dan
berwarna putih kekuningan. Susu juga dapat diartikan sebagai cairan berbentuk koloid agak kental berwarna putih sampai kekuningan, tergantung dari jenis hewan, pakan/ransum dan jumlah lemaknya.
Komposisi susu
Susu mengandung komponen komponen:air, lemak, protein,karbohidrat, vitamin dan mineral.Air menempati porsi terbesar yang terkandung dalam susu.


ADAPUN MANFAAT KONSUMSI SUSU
yakni ada 10 manfaatnay antara lain:
1. Susu mengandung potassium, yang dapat menggerakan dinding pembuluh darah pada saat tekanan darah tinggi untuk menjaganya agar tetap stabil, mengurangi bahaya akibat apopleksi, juga dapat mencegah penyakit darah tinggi dan penyakit jantung.

2. Dapat menetralisir racun seperti logam, timah dan cadmium dari bahan makanan lain yang diserap oleh tubuh.

3. Kandungan tyrosine dalam susu dapat mendorong hormon kegembiraan—unsur serum dalam darah tumbuh dalam skala besar.

4. Kandungan yodium, seng dan leticin dapat meningkatkan secara drastis keefisiensian kerja otak besar.

5. Zat besi, tembaga dan vitamin A dalam susu mempunyai fungsi terhadap kecantikan, yaitu dapat mempertahankan kulit agar tetap bersinar.

6. Kalsium susu dapat menambah kekuatan tulang, mencegah tulang menyusut dan patah tulang.

7. Kandungan magnesium dalam susu dapat membuat jantung dan sistem syaraf tahan terhadap kelelahan.

8. Kandungan Seng pada susu sapi dapat menyembuhkan luka dengan cepat.

9. Kandungan vitamin B2 di dalam susu sapi dapat meningkatkan ketajaman penglihatan.

10. Minum susu sebelum tidur dapat membantu tidur.


Terima kasih saya sampaikan untuk para pembaca karena sudah mau berkunjung ke blog milik saya. Semoga artikel yang saya sajikan membawa manfaat bagi pembaca semua.

Komentar